Teknik Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Elektronika

teknik-pemeliharaan-dan-per

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengalami ketidaknyamanan, misalnya saat hujan dan harus menyeberang jalan tiba-tiba atap pada jembatan penyeberang jalan bocor; saat perlu menggunakan telepon umum ternyata telepon tidak berfungsi karena rusak; saat akan pergi kendaraan kita atau ken-daraan umum yang kita tumpangi tiba-tiba mogok atau remnya tidak berfungsi, dan masih banyak lagi masalah yang kita bisa lihat dan rasakan. Hal- tersebut antara lain karena orang pada umumnya kurang memperhatikan masalah pemeliharaan, sehingga gangguan kecil pada peralatan yang digunakan tidak terdeteksi. Gangguan kecil ini jika dibiarkan tentunya akan mempengaruhi kinerja alat atau sistem secara keseluruhan.

Oleh karena itu, pencegahan adalah tindakan yang tepat. Jika masalah pemeliharaan dan perbaikan ini dapat dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang besar bagi kita, antara lain: biaya pemeliharaan dan perbaikan dapat ditekan secara optimal, kegiatan kita tidak terhenti karena alat rusak, waktu kerja kita menjadi lebih efektif dan efisien, usia alat akan lebih panjang. Buku ini akan memberikan pengetahuan tentang pengelolaan masalah pemeliharaan dan perbaikan, masalah kesehatan dan keselamatan kerja, serta teknik pemeliharaan khususnya untuk peralatan dan sistem elektronika.

Masalah kesehatan dan keselamatan kerja juga merupakan masalah yang tak kalah penting, karena selain menyangkut keselamatan diri sendri, juga menyangkut kese;amatan orang lain dan keamanan alat itu sendiri. Masalah ini dibahas pada bagian akhir bab 1. Pada bab-bab lain, masalah kesehatan dan keselamatan kerja juga akan disinggung secara langsung jika sangat erat dengan penggunaan peralatn itu sendiri.

DAFTAR ISI

1. PEMELIHARAAN, PERBAIKAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
1.1. Pemeliharaan dan Perbaikan
1.2. Kegiatan Pemeliharaan dan Perbaikan
1.3. Sistem Manajemen Pemeliharaan dan Perbaikan
1.4. Sistem Manajemen Pemeliharaan dan Perbaikan Berbantuan Komputer
1.5. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1.6. Organisasi Keselamatan Kerja

2. PRINSIP PELACAKAN KERUSAKAN /KEGAGALAN (PRINCIPLES of TROUBLESHOOTING)
2.1. Proses Pemeliharaan di Industri
2.2. Spesifikasi
2.3. Keandalan dan Kegagalan
2.4. Metode-Metode Pelacakan Kerusakan
2.5. Analisis Problem-Solving
2.6. Pengujian Komponen Aktif
2.7. Pengecekan dan Pengujian Rangkaian

3. MENGENALI KERUSAKAN KOMPONEN ELEKTRONIKA
3.1. Pendahuluan
3.2. Resistor Tetap
3.3. Kegagalan-Kegagalan pada Resistor Tetap
3.4. Resistor Variabel (Potensiometer)
3.5. Kegagalan-Kegagalan pada Resistor Variabel
3.6. Kapasitor
3.7. Kegagalan pada Kapasitor
3.8. Komponen Semikonduktor
3.9. Kerusakan pada Komponen Semikonduktor
3.10. Pencegahan-Pencegahan Ketika Menangani dan Menguji Komponen
3.11. Rangkaian Tes Komponen
3.12. Pengujian Sederhana untuk Komponen Elektronika
3.13. Pengukuran Akurat Komponen Elektronika
3.14. Pengukuran Komponen Aktif
3.15. Komponen Elektronika Optik

4. PEMELIHARAAN MOTOR dan GENERATOR LISTRIK
4.1. Mesin Listrik
4.2. Mesin-mesin DC
4.3. Generator
4.4. Motor DC
4.5. Generator AC – Sinkron
4.6. Motor Induksi 3 Fasa
4.7. Motor AC Sinkron
4.8. Pemeliharaan Motor dan Geneator

5. PELACAKAN KERUSAKAN RANGKAIAN DIGITAL
5.1. Pendahuluan
5.2. Karakteristik Keluarga IC Digital
5.3. Rangkaian-Rangkaian Bistable, Counter dan Register
5.4. Peralatan Bantu Pelacakan Kerusakan Rangkaian Digital
5.5. Teknik Pelacakan Kerusakan Rangkaian Digital
5.6. Contoh Kasus Kerusakan Rangkaian Digital

6. PELACAKAN KERUSAKAN SISTEM ANALOG
6.1. Catu Daya Teregulasi Linier
6.2. Catu Daya Switching (System Mode Power Unit, SMPU)
6.3. Sistem Penguat Stereo
6.4. Penerima TV Warna
6.5. Rangkaian IC Linear dan Kasusnya
6.6. Transformator

7. PELACAKAN KERUSAKAN ALAT KONTROL INDUSTRI
7.1. Pengetahuan Peralatan Kontrol Indutri
7.2. Pemeriksaan Sinyal Input dan Output
7.3. Menggunakan Teknik Sympton Function (Gejala/Fungsi)
7.4. Pembatasan Sinyal Tracing
7.5. Menggunakan Teknik Resistansi-Tegangan
7.6. Mencari Kerusakan Komponen
7.7. Masalah Utama yang Ditemukan Dalam Kontrol Industri
7.8. Metode Terakhir untuk Troubleshooting Kontrol Industri
7.9. Contoh Kasus

8. PEMELIHARAAN SISTEM PENGAWATAN PERANGKAT INDUSTRI
8.1. Pengelompokan Pengawatan
8.2. Kelistrikan Lokomotip
8.3. Data Teknik Lokomotif
8.4. Modul Elektronik
8.5. Prinsip kerja Lokomotip Diesel Elektrik
8.6. Pengaturan tegangan
8.7. Sinyal Umpan Balik
8.8. Piranti Pengaturan Beban
8.9. Silicon Controler Rectifier
8.10. Sistem Pengaman Slip
8.11. Pemeliharaan Traksi Motor
8.12. Kesalahan Utama Gangguan Traksi Motor

9. PERALATAN ELEKTRONIK BERBASIS MIKROPROSESOR
9.1. Konsep & Struktur Dasar Mikroprosesor
9.2. Prinsip Dasar sebuah Sistem di Bidang Teknik
9.3. Dasar Sistem Berbasis Mikroprosesor
9.4. Komunikasi I/O
9.5. Aplikasi Sistem Berbasis Mikroprosesor pada Robot Sensor
9.6. Operator Gerak & Sensor
9.7. Diagnostik Awal Kerusakan Sistem
9.8. Identifikasi Gangguan pada Sistem Kontrol Robotik
9.9. Jalur Kontrol dan Lup Kontol

10. PEMELIHARAAN SISTEM BERBASIS MIKROKOMPUTER
10.1. Diagram-blok Mikrokomputer
10.2. Prinsip Kerja Mikrokomputer
10.3. Jenis Kerusakan pada Komputer
10.4. Cara Diagnosis dan Perbaikan

11. PELACAKAN KERUSAKAN PERALATAN BERBASIS PLC
11.1. Pengenalan PLC
11.2. Prinsip Dasar dan Cara Kerja PLC
11.3. Tipe PLC
11.4. Bahasa Pemrograman PLC
11.5. Kelistrikan dan Keamanan PLC
11.6. Modul-Modul I/O
11.7. Pemeliharaan Perangkat Lunak PLC
11.8. Pemeliharaan Timer
11.9. Pemeliharaan Pencacah (Counter)
11.10. Pemeliharaan Program Comparason-Convers
11.11. Pelacakan Kesalahan dengan BDC
11.12. Pemeliharaan Program dengan Indikator Modul
11.13. Pemeliharaan Program Kontrol
11.14. Instruksi Subroutin
11.13. Pemeliharaan Alamat Tidak Langsung dan Indeks

eXTReMe Tracker